Khamis, 26 April 2012

Sheikh Habib Umar : Memperingati Manusia Agung


Bismillahirrahmanirrahim...
Segala puji bagi ALLAH, Rabb sekalian alam..Selawat serta salam semoga terlimpah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga baginda, para sahabat, para tabi'in dan kaum muslimin yang mengikut petunjuk ALLAH SWT.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh...
Apa khabar iman sahabat-sahabatku yg dikasihi ALLAH sekalian? moga ianya menapak tinggi dalam hati, insyaALLAH=) barakallahulakum..aamiin

Sebagai tanda sayang dan cinta pada insan mulia Rasulullah SAW, maka marilah kita memperbanyakkan selawat ke atas baginda nabi SAW, apatah lagi di jum'ah yang penuh barokah ini,  dgn lafaz hamdallah, dengan izinNya, kita masih lagi mampu berbuat amal kebajikan, bt bekalan dihari perhitungan...insyaALLAH, ILA MARDHATILLAH  yg dicari..


ALLAH SWT berfirman yang bermaksud “ Sesungguhnya Allah dan para malaikat-nya selawat kepada Nabi . Hai orang² yang beriman berselawatlah kamu kepadanya dan ucaplah salam penghormatan kepadanya .” (Surah Al-Ahzab:ayat 56)

Memperingati Manusia Agung

Petikan ceramah Habib ‘Umar hafizahUllah pada 25/02/2006 di kediaman Sayyid Thohir bin Yahya, Semarang, sebagaimana tercatat dalam buku “Singa Podium” halaman 34 – 37:-

Di dalam hadis, Rasulullah bersabda: “Aku adalah orang yang pertama sekali memohon syafa`at dan aku adalah orang yang pertama kali diterima syafa`atnya oleh Allah”. Lihatlah di dalam hadis ini ! Rasulullah mengajar agar kita menjalin hubungan dengannya, menjalin hubungan yang erat dengan Rasulullah SAW. Dahulu para sahabat berkumpul yang dalam perkumpulan itu para sahabat mengingat Allah, mereka berkumpul mengingat Nabi Muhammad, mengingat orang-orang yang dimuliakan oleh Allah.

Lihat keadaan kaum muslimin sekarang, berbeda dengan keadaan para sahabat Rasulullah, kaum muslimin di zaman kita berkumpul mengingat orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, menyebut nama-nama orang yang hina di sisi Allah, sehingga betapa banyak kaum muslimin yang terpengaruh dengan pemikiran barat, pemikiran orang-orang yang tidak pernah sujud kepada Allah. Kewajiban kita kaum muslimin adalah kita menyuburkan keimanan di dalam hati kita, kita tingkatkan keimanan kepada Allah dan tanamkan pada hati-hati kita bahwa kemuliaan hanya milik Allah dan Rasulullah, keagungan hanyalah milik Allah dan RasulNya. Allah berfirman di dalam al-Quran: “Kemuliaan, keagungan adalah milik Allah, milik Rasulullah dan milik mereka yang beriman kepada Allah. Adapun mereka orang-orang munafiqin tidak mengetahui kalau kemuliaan adalah milik Allah.”

Oleh kerana itu ayyuhal ikhwan, mari kita agungkan Allah, kita agungkan mereka orang-orang yang diagungkan Allah, muliakanlah orang-orang yang dimuliakan oleh Allah. Kewajiban kita mengagungkan Allah, mengagungkan Rasulullah, mengagungkan para sahabat Rasulullah, mengagungkan para auliya` Allah. Disebutkan ketika pada suatu hari para sahabat berkumpul, mereka menyebut tentang keistimewaan para Nabi-Nabi yang terdahulu. Beberapa dari mereka mengatakan: “Lihatlah Nabi Ibrahim yang dijadikan oleh Allah sebagai Khalilullah.” Maka beberapa sahabat yang lain mengatakan: “Tapi lihat Nabi Musa yang lebih agung yang dijadikan oleh Allah sebagai kalimullah, orang yang bicara langsung dengan Allah.” Beberapa lagi mengatakan: “Lihat Nabi Isa a.s. yang dijadikan oleh Allah sebagai ruhullah sebagai kalimatullah!” Beberapa lagi mengatakan tentang Nabi Adam yang diciptakan oleh Allah secara langsung. Ketika mereka sedang menyebutkan keistimewaan para nabi yang terdahulu, datang kepada mereka Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam, ketika Nabi Muhammad datang pada mereka dan mengucapkan salam kepada mereka, Rasulullah mengatakan kepada mereka: “Wahai para sahabatku, kalian berkumpul pada saat ini menyebutkan tentang keistimewaan para nabi utusan-utusan Allah, kalian mengatakan bahawa Nabi Ibrahim adalah khalilullah dan memang demikian Nabi Ibrahim adalah khalilullah. Dan kalian menyebutkan bahwa Nabi Musa adalah kalimullah, nabi yang berbicara langsung dengan Allah, yang bermunajat langsung dengan Allah, dan memang demikian adanya Nabi Musa sebagai kalimullah. Dan demikian pula dengan Nabi Isa dan Nabi Adam, yang mereka adalah orang yang mulia di sisi Allah `azza wa jalla.” Kemudian Nabi mengatakan kepada mereka:- “Dan ketahuilah wahai para sahabatku bahwa aku adalah habibullah, aku adalah kekasih Allah, aku adalah orang pertama yang akan memberikan syafa`at kepada umat manusia di hari kiamat nanti, aku adalah orang yang termulia dari semua makhluk yang diciptakan Allah, aku adalah nabi pertama yang akan memasuki surga dan bersamaku orang-orang fuqara` dari kalangan orang-orang mukminin (orang-orang yang beriman kepada Allah).”

Lihatlah Rasulullah, bagaimana beliau mengajarkan kita agar kita menjalinkan hubungan dengannya, agar kita selalu menguatkan hubungan dengan Rasulullah. Allah dan RasulNya lebih pantas kita agungkan, lebih pantas kita muliakan kalau memang kita beriman kepada Allah dan Rasulullah

sumber dari blog ini

***

Penutup: Mari kita hayati sejenak sebuah kisah yang begitu menyentuh hati ini

::Indahnya Kesabaran Rasulullah SAW::

Suatu malam, Abu Lahab mengutus istrinya saat Rasulullah berada di sekitar Ka’bah pada waktu sahur dengan membawa duri dan meletakkannya di jalan yang dilalui oleh Rasulullah.

Begitu keluar, kaki Rasulullah saw. terkena duri dan Beliau mengusap darah yang keluar dari kedua kaki beliau seraya berkata:

“Allahumaghfir liqaumii, fainnahum laa ya’lamuun.”

“Ya Allah, ampunilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”

Dalam peristiwa yang lain, di hadapan khalayak ramai di atas kepala beliau diletakkan ketuban kambing yang baru saja melahirkan. Mereka, para kafir penentang dakwah Rasulullah saw., menertawakan beliau. Namun, taukah Kamu apa yang dilakukan oleh Rasul? Apakah balasan yang diberikan Rasul kepada mereka? Apakah Rasul marah?

Tidak, beliau tidak marah. Malah beliau berdoa sebagaimana doanya di atas.

“Allahumaghfir liqaumii, fainnahum laa ya’lamuun.”

“Ya Allah, ampunilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”

Bahkan ketika seorang malaikat datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: “Ya Rasul Allah! Izinkan aku menimpakan dua gunung ini kepada mereka.”

Taukah Kamu apa jawaban Rasul? Rasul ternyata tidak mau didominasi oleh amarahnya. Dan beliau menjawab permohonan malaikat itu dengan kata-kata yang sungguh menyejukkan jiwa.

“Tidak. Sesungguhnya aku berharap kepada Allah supaya dari keturunan-keturunan mereka ada yang menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.”
(HR. Bukhari)

Lihatlah olehmu! Betapa sabarnya Rasulullah saw. Betapa pemaafnya Beliau. Betapa kesabaran menghiasi qalbunya.

Bayangkan! Jika Kamu yang berada di posisi beliau saat itu. Apa yang akan Kamu lakukan. Dapatkah Kamu berlaku sebagaimana yang beliau lakukan? Dapatkah Kamu membalas keburukan yang dilakukan kepadamu dengan sebuah doa yang penuh keikhlasan? Tidak membalas perlakuan buruk itu dengan perlakuan yan sama atau bahkan lebih, walaupun Kamu sebenarnya mampu melakukannya?

Sungguh. Maha Suci Allah yang telah mengutus Rasulullah saw. ke muka bumi ini dengan kesabaran yang begitu indah.

فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلا

“Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.”
(QS. Al Ma` aarij ayat 5)

Wallahu'alam...
Salam sayyidul ayyam :)

Ahad, 15 April 2012

Sebuah Renungan: M.A.T.I


بسم الله الرّحمن الرّحيم
Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad, wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin…
السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته


3 Kemuliaan Mengingati Mati dan 3 Kecelakaan Tidak Mengingati Mati

Berkata Ad-Daqqaq:
Barangsiapa yang memperbanyakkan mengingati mati, akan dimuliakan dengan 3 perkara :


1- Segera bertaubat




2- Hati yang qana'ah (berasa cukup dengan apa yang ada)



3- Cergas beribadah



Manakala barangsiapa yang selalu lupa mengingati mati, akan ditimpa dengan 3 perkara,


1- Melambat-lambatkan taubat



2- Tidak pernah merasa cukup



3- Malas beribadah



Dinukil oleh Imam Qurtubi rahimahullah dalam kitab At-Tazkirah
source: Ummu Umar

Ketika Sesak menggenggam dada
ketika mata di tusuk jerusi panas
mulut disiram air tembaga
ketika itulah kesadaran jiwa baru terbuka
bagi mereka yang telah ingkar dan durhaka


Allahu Rabbi!! Ketika ditanyakan orang-orang soleh mengapa mereka tidak berhibur? Maka mereka menjawab: "Bagaimana kami hendak berhibur jika MATI di belakang kami, KUBUR di hadapan kami, NERAKA memburu kami dan ALLAH Pemerhati kami!" ALLAh..ALLAh...ALLAh cukuplah kematian itu sebagai nasihat buatku Y__Y"

Tika sampai sa'atnya,
lisan tdk perlu berbicara,
hanya 'amalan penentu disana...

p/s:
SAHABAT....
Tolong INGATI daku jika daku mulai LUPA.
PERBETULKAN daku jika daku SALAH.
NASIHATI daku jika daku mulai bersikap SOMBONG.

~ Kerana aku sangat memerlukan SAHABAT seperti kamu, Dulu, kini dan selamanya...Insya~ALLAh ♥

Isnin, 9 April 2012

Bukan Cinta Biasa


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wbrt


Cinta luar biasa..
Cinta seorang Kekasih kepada umatnya..
Hingga pada hembusan nafasnya yang terakhir..
Lidah Rasulullah menuturkan tanpa henti..
Ummati.. ummati.. ummati..

Cinta luar biasa..
Kisah cinta Handzalah..
Meninggalkan isteri di malam pernikahan..
Lantaran menyahut seruan jihad..
Akhirnya syahid di medan perjuangan..

Cinta luar biasa..
Seteguh kasih Khadijah Radiallahu'an (ha)..
Tak pernah jemu memberikan sokongan..
Rela mengorbankan segala kemewahan..
Di saat Rasulullah dan Islam dipinggirkan. .

Cinta luar biasa..
Kisah kesetiaan Abu Bakar Radiallahu'an (hu)..
Kasih seorang sahabat yg tiada tandingan..
Insan yang sentiasa membenarkan. .
Sewaktu kata-kata Rasulullah dipersendakan. .

Cinta luar biasa..
Kisah ketabahan Hajar..
Ditinggalkan di tanah yang gersang bersama Ismail..
Bukti kasih seorang ibu yg berlarian mencari air..
Tatkala mendengar tangisan si anak kecil..

Cinta luar biasa..
Umpama keberanian Ali..
Di malam penghijrahan Nabi..
Menggantikan Rasulullah di tempat tidurnya..
Walaupun jiwa menjadi taruhannya..

Cinta luar biasa..
Cinta Asiah, Masyitah dan Sumaiyyah..
Menggadaikan nyawa demi mempertahankan aqidah..
Iman di dada tak sedikit pun goyah..
Kerana keyakinan yang teguh atas segala janjiNya..

Kisah cinta luar biasa..
Insan pilihan yg berada di atas jalanNya..
Betapa tulusnya kasih, teguhnya jiwa..
Redha dan sabar menempuh segala ujian..
Merekalah insan yg memahami erti kemanisan iman..

Mampukah diri ini meraih cinta luar biasa?
Bukan Cinta Biasa ♥

Nukilan - AzharJaafar

Selasa, 20 Mac 2012

Kalam ALLAh Penyuluh Hati dan Jiwa


Bismillahirrahmanirrahim....
Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad, wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin…
Assalamu'alaikum w.b.t...
Hazrat Abu Sa'id r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda, " Allah SWT berfirman, " Jikalau sesiapa mendapati tidak ada masa untuk mengingatiKu dan berdoa kepadaKu kerana sibuk dengan al-Quran maka Aku akan mengurniakan kepadanya perkara yang terbaik yang Aku kurniakan kepada orang yang berdoa kepadaKu. Ketinggian perkataan ALLAh SWT ke atas segala perkataan adalah seumpama ketinggian ALLAh SWT ke atas segala makhluk (ciptaanNya). " [HR Tirmizi, Darimi dan Baihaqi]
BETAPA mahalnya harga ketenangan jiwa. Banyak yang mengorbankan apa saja untuk mendapatkannya. Namun, ramai yang salah cara. Lihat saja orang sanggup menghabiskan berjam-jam tenggelam di tempat hiburan meneguk minuman keras.

Ada yang menghabiskan wang yang banyak bagi mendapatkan pil penenang, namun ketenangan yang dicari tidak kunjung tiba. Banyak perkara yang membuat seseorang berasa tertekan, kecewa dan kacau.
Pada peringkat ini, mereka yang menderita kerap melakukan tindakan di luar akal fikiran manusia. Namun, Islam memberikan ubat dan penawar merawat ketenangan.

al-Quran ubat jiwa keresahan

Berikut adalah langkah yang boleh dilakukan untuk mendapat ketenangan jiwa:

Membaca dan mendengarkan al-Quran

Suatu ketika seseorang datang kepada Ibnu Mas’ud, salah seorang sahabat utama Rasulullah. Dia mengeluh: “Wahai Ibnu Mas’ud, nasihatilah aku dan berilah ubat bagi jiwaku yang gelisah ini. Seharian hidupku penuh dengan perasaan tidak tenteram, jiwa gelisah dan fikiranku kusut. Makan tak enak, tidur pun tidak nyenyak.” Ibnu Mas’ud menjawab: “Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat.

Pertama, tempat orang membaca al-Quran. Engkau baca al-Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya. Kedua, engkau pergi ke majlis pengajian yang mengingatkan hatimu kepada Allah.

Ketiga, engkau cari waktu dan tempat yang sunyi. Di sana, engkau bertafakur mengabdikan diri kepada Allah. Nasihat sahabat Nabi itu segera dilaksanakan orang itu.

Apabila sampai di rumah, segera dia berwuduk kemudian diambilnya al-Quran dan dibacanya dengan penuh khusyuk. Selesai membaca, dia mendapati hatinya bertambah tenteram dan jiwanya tenang, fikirannya segar, hidupnya terasa baik kembali.

Padahal, dia baru melaksanakan satu daripada tiga nasihat yang disampaikan sahabat Rasulullah itu.


Menyayangi orang miskin

Rasulullah memerintahkan kepada Muslim yang punya kelebihan harta untuk memberikan perhatian kepada orang miskin.

Ternyata, sikap dermawan itu boleh mendatangkan ketenangan jiwa. Mengapa? Dalam sebuah hadis menjelaskan bahawa malaikat selalu mendoakan orang yang dermawan: “Setiap pagi hari dua malaikat senantiasa mendampingi setiap orang. Salah satunya mengucapkan doa: Ya Allah! Berikanlah balasan kepada orang yang berinfak. Dan malaikat yang kedua pun berdoa: Ya Allah! Berikanlah kepada orang yang kikir itu kebinasaan.”

Daripada hadis berkenaan dapat disimpulkan bahawa orang yang dermawan itu akan memperoleh dua balasan. Pertama, dia mendapat ganjaran atas apa yang diberikannya kepada orang lain.

Kedua, mendapatkan limpahan ketenangan jiwa dan belas kasihan daripada Allah.


Melihat orang yang di bawah, jangan lihat ke atas

Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian Allah meskipun tampak sedikit.

Rasa syukur itu akan muncul apabila kita senantiasa melihat orang yang keadaannya lebih rendah daripada kita, baik dalam hal kebendaan, kesihatan, rupa, pekerjaan dan pemikiran.

Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu selain mendatangkan ketenangan jiwa, juga ganjaran daripada Allah.


Menjaga silaturahim

Manusia adalah makhluk yang perlu menjalinkan hubungan yang baik dengan manusia lain. Pelbagai keperluan hidup takkan mungkin boleh diraih tanpa adanya bantuan daripada orang lain.

Dalam hadis Rasulullah diperintahkan untuk tetap menjalin silaturahim sekalipun terhadap orang yang melakukan permusuhan kepada kita. Rasulullah bersabda bahawa silaturahim dapat memanjangkan umur dan mendatangkan rezeki.

Hubungan yang baik di dalam keluarga, mahupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan. Hubungan yang baik itu juga akan meleraikan sifat dengki, buruk sangka, iri hati, besar diri dan sebagainya.


Banyak mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah

Sumber ketenangan jiwa yang hakiki bersumber daripada Allah. Oleh itu, hendaklah kita selalu menghadirkan Allah dalam segala keadaan, baik dalam keadaan senang ataupun susah.

Kuatnya hubungan kita dengan Allah akan membuatkan jiwa seseorang itu menjadi kuat, tidak mudah goyah. Apabila kita lalai mengingati Allah, maka ia membuka peluang bagi syaitan mempengaruhi fikiran kita.


Mengatakan yang haq (benar) sekalipun pahit

Hidup ini harus dijaga agar senantiasa berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus diperjuangkan.

Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa akan tercapai apabila kita tidak melanggar nilai kebenaran.

Sebaliknya, pelanggaran terhadap kebenaran akan berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang yang kerap melakukan maksiat dalam hidupnya, mereka akan berasa gelisah walaupun nampak senang dan ceria.


Tidak ambil peduli terhadap celaan orang lain asalkan yang kita lakukan benar kerana Allah

Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah kerana selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya.

Seorang akan memiliki pendirian kuat jika berpegang kepada prinsip yang datang daripada Allah.


Tidak meminta kepada orang lain

‘Tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah’ adalah hadis Rasulullah yang merangsang setiap mukmin untuk hidup berdikari.

Tidak bergantung dan meminta-minta kepada orang lain kerana orang yang berdikari jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam menghadapi kehidupan.

Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta menggambarkan jiwa yang lemah.


Menjauhi hutang

Dalam sebuah hadis, Rasulullah dengan tegas mengatakan: “Janganlah engkau jadikan dirimu ketakutan setelah merasai ketenangan!” Sahabat bertanya: “Bagaimana boleh terjadi seperti itu! Sabdanya: Kerana hutang.” Begitulah kenyataannya. Orang yang berhutang akan senantiasa dihantui ketakutan kerana dia dikejar-kejar untuk segera membayarnya.

Inilah salah satu faktor yang membuat ramai orang mengalami tekanan jiwa. Rasulullah juga mengatakan: “Hendaklah kamu jauhi hutang kerana hutang itu menjadi beban fikiran di malam hari dan rasa rendah diri di siang hari.”


Selalu berfikir positif

Mengapa seseorang mudah berasa tertekan? Salah satu faktornya kerana dia selalu dibayangi fikiran negatif, selalu mencela dan menyesali kekurangan diri.

Padahal, kita diberikan Allah pelbagai kelebihan. Ubahlah fikiran negatif itu menjadi positif.

Ubahlah ungkapan keluh kesah yang membuat muka berkerut, badan lemas, ubahlah dengan ungkapan senang.

Bukankah di sebalik kesulitan dan kegagalan itu ada hikmah yang boleh jadi pengajaran?

-Sumber: Tazkirah di Harian Metro -

~~>  Marilah kita sama-sama muhasabah takuk iman dihati, adakah ia sedang menapak tinggi atau sebaliknya, adakah hak-hak al-Quran, telah kita penuhi dengan sebaik-baiknya, Allahu Rabbi!...insyaALLAh ingatan selamanya buat hamba ALLAh ini terlebih dahulu....Salam mujahadah!

Sabtu, 18 Februari 2012

Kasih Abadi



Bismillahirrahmanirrahim....
Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad, wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin…

Assalamu'alaikum w.b.t...

♥♥..KASIH ABADI..♥♥

Ku hayati kisahmu ya Rasulullah..
Hatiku tersentuh..airmataku berderai..
Betapa mendalamnya kasihmu..
Melebihi dalamnya lautan biru..
Biar hembusan nafasmu kian tiba penghujungnya..
Namun hatimu ya Rasulullah..
Masih diselubungi kerisauan..
Andai dikau pergi dulu..
Bagaimana nanti dengan nasib umatmu..
Hatimu ya Rasulullah penuh CINTA..
Hatimu ya Rasulullah penuh RINDU..
Hatimu ya Rasulullah penuh KASIH..
KASIH ABADI HINGGA KE SYURGAWI..
Sesungguhnya ya Rasulullah...
Kami rindu untuk bersamamu..
Moga airmata kami pada malam ini..
Akan menjadi saksi & mendapat syafaatmu ya Rasulullah..
Moga di syurga kita bertemu..
Kekal abadi buat selamanya..

~> NUKILAN RASA DATO' USTAZAH SITI NOR BAHYAH MAHAMOOD.

Rasulullah SAW bersabda, "almar_u ma'aman ahabb", seseorang kelak akan dikumpulkan dengan orang2 yg dicintainya.
♥ Allahummasolli 'ala saidina muhammad ♥


.:: Sedikit coretan ringkas "Kisah Nabi Muhammad SAW Sewaktu Kecil"::.

Nabi Muhammad SAW kehilangan ayahnya sewaktu masih janin dan kehilangan ibunya ketika berusia enam tahun. Lalu Muhammad bin Abdullah hidup sendirian mencapai kematangan, melalui derita kehidupan sebagai anak yatim piatu.

Anak kecil itu kembali ke Mekah dalam keadaan sedih. Datuknya, Abdul Mutalib memeliharanya dengan menumpahkan perhatian dan penuh kasih sayang. Namun dua tahun kemudian, Datuknya meninggal dunia, maka Nabi Muhammad kembali hidup sendirian menempuh hidup.

Begitulah ALLAH SWT, berkehendakkan untuk menjadikan Nabi yang terakhir itu hilang kasih sayang dan cinta manusia, sehingga dia hanya mendapatkan kasih sayang dan cinta ALLAH SWT......Allahu Akbar!!

p/s: alangkah indahnya hidup ini dimana-mana manusia memuji ALLAH, selawat baginda berirama mengiringi, suasana damai sekali, justeru marilah kita sama-sama banyakkan selawat ke atas baginda Nabi SAW, sebagai tanda cinta kita pada baginda Habiballah.....Moga ALLAH redha lagi kasih. aamiin =)

Ahad, 12 Februari 2012

Wasiat Seorang Ibu Budiman


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad, wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin…




السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Setelah Al Haris bin Amr, Raja negeri Kandah berkahwin dengan anak perempuan Auf bin Muhlim, di waktu utusan di raja hendak membawa pengantin perempuan untuk disampaikan kepada Raja tadi, maka ibunya berwasiat kepada anak perempuannya ini. Dia berkata:-

“Wahai anakku!
Kalaulah wasiat ini untuk kesempurnaan adabmu
aku percaya kau telah mewarisi segala-galanya,
Tetapi !
Ia sebagai peringatan untuk yang lalai
Dan pedoman kepada yang berakal.
Andai ibu-bapamu dapat memberikan segala-galanya
nescaya,
tidak perlu bagimu seorang suami
dan kau terlalu berharga bagi kami,
Tetapi !
Wanita dicipta untuk lelaki
Lelaki dicipta untuk wanita.
Berceraila kau dari ayunan buaianmu
meninggalkan teratak tempat besarmu
melangkah menuju ke alam baru
yang belum kenal
yang belum biasa
Kau milik suamimu
anggap dirimu sebagai hamba
tentunya suamimu
jadi teman yang paling setia
Bawalah wasiat dariku
sepuluh sifat
sebagai bekalan perjalanan
menuju alam bahagia
Relakan hatimu
sekadar yang ada
semoga suci hatimu
dengan taat setia
dan hulur tanganmu
tanda mahu berganding bahu
jauhkan dirimu dari
segala yang jelek
yang dihidu atau dipandang mata
juga awasi gerak lakumu
agar tidak sumbang mengguris rasa
Sembunyikan suram wajahmu
gantikan ia dengan sinar
secerah sang suria pagi
Dan badan yang semerbak harum
bermandikan bauan
mata berpasak, kening bercelak
itu menambah seri
itu membankitkan berahi
dan
air cukup memadai
bagi yang tiada
Jaga masa makannya
juga waktu tidurnya
kerana,
perut kosong hilang bicara
mata mengantuk hilang kesabaran di dada
Kunci mulutmu
tabahkan hatimu
badanmu terselamat
jiwa temanmu tidak terseksa
Simpan dulu kerianganmu
di kala dia berduka
pendamkan kesedihanmu
di kala dia bergembira
akibat aksi tidak senada
hilang simpatimu disebab pertama
keruh suasana disebab kedua
Hulur tanganmu……
andai kau menghulur sebelah tangan
nescaya dia menghulur kedua belah tangan
tidak cukup tangan, nyiru pula ditadahkan
Ketahuilah !
Kasihmu tiada sampai ke mana
Jika hatimu berdua tidak sejiwa
kasih kau, kasihlah dia
benci kau, bencilah dia
Allah saja yang menentukan nasibmu.”

“Kau bawalah wasiatku ini, dan sampaikan salamku kepada suamimu.”
Beginilah ibu tadi menambah pesanan kepada anaknya. Seterusnya wanita ini telah tercapai kedudukan yang mulia di sisi suaminya. Dia telah memperolehi tujuh orang anak lelaki, yang semuanya mereka telah menjadi pemerintah negeri Yaman selepas ayah mereka. Beginilah seterusnya statusnya wanita-wanita yang memiliki kelebihan.
Allahu Allah!



Rasulullah SAW bersabda, " Wahai sekalian wanita, bertaqwalah kepada Allah SWT, dan berpeganglah keridhaan suamimu. Sesungguhnya wanita jika mengetahui hak-hak suaminya, ia akan tetap berdiri selama makan siang dan makan malamnya." (Abu Nu'aim)

p/s: Subhanallah! indah nian, begitulah nasihat seorang ibu yang budiman kepada puterinya, dalam kewajipan beliau untuk menjadikan puterinya sebagai isteri yang solehah disisi Allah SWT....Allahu Rabbi!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ingatan cinta bt muslimahku =)


Bercita-citalah mengikuti perjalanan para ummahatul mukminin yang shalihah. Mereka adalah orang-orang yang taat kepada ALLAH dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang taat kepada ALLAH dan RAsul-Nya, mereka akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh ALLAH iaitu nabi-nabi, para shiddiqin, orang-orang mati syahid dan orang-orang shalih. dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (S. An Nisa:69)

Peribadi Muslim yang berdzikir :-


Setiap katanya = Dakwah
Setiap diamnya = Dzikir
Setiap Nafasnya = Tasbih
Setiap Pandangan matanya = Rahmat
Setiap suara telinganya = Terjaga
Setiap Fikirannya = Baik Sangka
Setiap gerak hatinya = Doa
Setiap sentuhan tangannya = Sedekah
Setiap langkah kakinya = Jihad
Setiap kekuatannya = silaturahim
Setiap kesibukannya = sentiasa memperbaiki diri
Setiap kerinduannya = Tertegaknya syariat ALLAH S.W.T

Pimpinlah kami 'Ya ALLAH'


Allahu Allah ampunilah kami
Pimpinlah kami ke jalan yang Engkau redhai
Hamba yang lemah dengan dunia
Kurniakanlah taufiq hidayah menghadapinya

Hanya pada-Mu kami serahkan
Tiap sesuatu Tuhan kuasa menentukan
Dengan ucapan Alhamdulillah
Kami bersyukur kerana beriman
Kehidupan ini penuh ujian
Nikmat dunia yang mengasyikkan melalaikan
Selamatkanlah agama kami
Peliharalah amalan kami iman kami
Dari duniawi
Allahu Allah

©IKI~2010 All Rights Reserved. Powered by Blogger.