Dikuasakan oleh Blogger.

Sheikh Habib Umar : Memperingati Manusia Agung

>> Jumaat, April 27, 2012


Bismillahirrahmanirrahim...
Segala puji bagi ALLAH, Rabb sekalian alam..Selawat serta salam semoga terlimpah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga baginda, para sahabat, para tabi'in dan kaum muslimin yang mengikut petunjuk ALLAH SWT.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh...
Apa khabar iman sahabat-sahabatku yg dikasihi ALLAH sekalian? moga ianya menapak tinggi dalam hati, insyaALLAH=) barakallahulakum..aamiin

Sebagai tanda sayang dan cinta pada insan mulia Rasulullah SAW, maka marilah kita memperbanyakkan selawat ke atas baginda nabi SAW, apatah lagi di jum'ah yang penuh barokah ini,  dgn lafaz hamdallah, dengan izinNya, kita masih lagi mampu berbuat amal kebajikan, bt bekalan dihari perhitungan...insyaALLAH, ILA MARDHATILLAH  yg dicari..


ALLAH SWT berfirman yang bermaksud “ Sesungguhnya Allah dan para malaikat-nya selawat kepada Nabi . Hai orang² yang beriman berselawatlah kamu kepadanya dan ucaplah salam penghormatan kepadanya .” (Surah Al-Ahzab:ayat 56)

Memperingati Manusia Agung

Petikan ceramah Habib ‘Umar hafizahUllah pada 25/02/2006 di kediaman Sayyid Thohir bin Yahya, Semarang, sebagaimana tercatat dalam buku “Singa Podium” halaman 34 – 37:-

Di dalam hadis, Rasulullah bersabda: “Aku adalah orang yang pertama sekali memohon syafa`at dan aku adalah orang yang pertama kali diterima syafa`atnya oleh Allah”. Lihatlah di dalam hadis ini ! Rasulullah mengajar agar kita menjalin hubungan dengannya, menjalin hubungan yang erat dengan Rasulullah SAW. Dahulu para sahabat berkumpul yang dalam perkumpulan itu para sahabat mengingat Allah, mereka berkumpul mengingat Nabi Muhammad, mengingat orang-orang yang dimuliakan oleh Allah.

Lihat keadaan kaum muslimin sekarang, berbeda dengan keadaan para sahabat Rasulullah, kaum muslimin di zaman kita berkumpul mengingat orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, menyebut nama-nama orang yang hina di sisi Allah, sehingga betapa banyak kaum muslimin yang terpengaruh dengan pemikiran barat, pemikiran orang-orang yang tidak pernah sujud kepada Allah. Kewajiban kita kaum muslimin adalah kita menyuburkan keimanan di dalam hati kita, kita tingkatkan keimanan kepada Allah dan tanamkan pada hati-hati kita bahwa kemuliaan hanya milik Allah dan Rasulullah, keagungan hanyalah milik Allah dan RasulNya. Allah berfirman di dalam al-Quran: “Kemuliaan, keagungan adalah milik Allah, milik Rasulullah dan milik mereka yang beriman kepada Allah. Adapun mereka orang-orang munafiqin tidak mengetahui kalau kemuliaan adalah milik Allah.”

Oleh kerana itu ayyuhal ikhwan, mari kita agungkan Allah, kita agungkan mereka orang-orang yang diagungkan Allah, muliakanlah orang-orang yang dimuliakan oleh Allah. Kewajiban kita mengagungkan Allah, mengagungkan Rasulullah, mengagungkan para sahabat Rasulullah, mengagungkan para auliya` Allah. Disebutkan ketika pada suatu hari para sahabat berkumpul, mereka menyebut tentang keistimewaan para Nabi-Nabi yang terdahulu. Beberapa dari mereka mengatakan: “Lihatlah Nabi Ibrahim yang dijadikan oleh Allah sebagai Khalilullah.” Maka beberapa sahabat yang lain mengatakan: “Tapi lihat Nabi Musa yang lebih agung yang dijadikan oleh Allah sebagai kalimullah, orang yang bicara langsung dengan Allah.” Beberapa lagi mengatakan: “Lihat Nabi Isa a.s. yang dijadikan oleh Allah sebagai ruhullah sebagai kalimatullah!” Beberapa lagi mengatakan tentang Nabi Adam yang diciptakan oleh Allah secara langsung. Ketika mereka sedang menyebutkan keistimewaan para nabi yang terdahulu, datang kepada mereka Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam, ketika Nabi Muhammad datang pada mereka dan mengucapkan salam kepada mereka, Rasulullah mengatakan kepada mereka: “Wahai para sahabatku, kalian berkumpul pada saat ini menyebutkan tentang keistimewaan para nabi utusan-utusan Allah, kalian mengatakan bahawa Nabi Ibrahim adalah khalilullah dan memang demikian Nabi Ibrahim adalah khalilullah. Dan kalian menyebutkan bahwa Nabi Musa adalah kalimullah, nabi yang berbicara langsung dengan Allah, yang bermunajat langsung dengan Allah, dan memang demikian adanya Nabi Musa sebagai kalimullah. Dan demikian pula dengan Nabi Isa dan Nabi Adam, yang mereka adalah orang yang mulia di sisi Allah `azza wa jalla.” Kemudian Nabi mengatakan kepada mereka:- “Dan ketahuilah wahai para sahabatku bahwa aku adalah habibullah, aku adalah kekasih Allah, aku adalah orang pertama yang akan memberikan syafa`at kepada umat manusia di hari kiamat nanti, aku adalah orang yang termulia dari semua makhluk yang diciptakan Allah, aku adalah nabi pertama yang akan memasuki surga dan bersamaku orang-orang fuqara` dari kalangan orang-orang mukminin (orang-orang yang beriman kepada Allah).”

Lihatlah Rasulullah, bagaimana beliau mengajarkan kita agar kita menjalinkan hubungan dengannya, agar kita selalu menguatkan hubungan dengan Rasulullah. Allah dan RasulNya lebih pantas kita agungkan, lebih pantas kita muliakan kalau memang kita beriman kepada Allah dan Rasulullah

sumber dari blog ini

***

Penutup: Mari kita hayati sejenak sebuah kisah yang begitu menyentuh hati ini

::Indahnya Kesabaran Rasulullah SAW::

Suatu malam, Abu Lahab mengutus istrinya saat Rasulullah berada di sekitar Ka’bah pada waktu sahur dengan membawa duri dan meletakkannya di jalan yang dilalui oleh Rasulullah.

Begitu keluar, kaki Rasulullah saw. terkena duri dan Beliau mengusap darah yang keluar dari kedua kaki beliau seraya berkata:

“Allahumaghfir liqaumii, fainnahum laa ya’lamuun.”

“Ya Allah, ampunilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”

Dalam peristiwa yang lain, di hadapan khalayak ramai di atas kepala beliau diletakkan ketuban kambing yang baru saja melahirkan. Mereka, para kafir penentang dakwah Rasulullah saw., menertawakan beliau. Namun, taukah Kamu apa yang dilakukan oleh Rasul? Apakah balasan yang diberikan Rasul kepada mereka? Apakah Rasul marah?

Tidak, beliau tidak marah. Malah beliau berdoa sebagaimana doanya di atas.

“Allahumaghfir liqaumii, fainnahum laa ya’lamuun.”

“Ya Allah, ampunilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”

Bahkan ketika seorang malaikat datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: “Ya Rasul Allah! Izinkan aku menimpakan dua gunung ini kepada mereka.”

Taukah Kamu apa jawaban Rasul? Rasul ternyata tidak mau didominasi oleh amarahnya. Dan beliau menjawab permohonan malaikat itu dengan kata-kata yang sungguh menyejukkan jiwa.

“Tidak. Sesungguhnya aku berharap kepada Allah supaya dari keturunan-keturunan mereka ada yang menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.”
(HR. Bukhari)

Lihatlah olehmu! Betapa sabarnya Rasulullah saw. Betapa pemaafnya Beliau. Betapa kesabaran menghiasi qalbunya.

Bayangkan! Jika Kamu yang berada di posisi beliau saat itu. Apa yang akan Kamu lakukan. Dapatkah Kamu berlaku sebagaimana yang beliau lakukan? Dapatkah Kamu membalas keburukan yang dilakukan kepadamu dengan sebuah doa yang penuh keikhlasan? Tidak membalas perlakuan buruk itu dengan perlakuan yan sama atau bahkan lebih, walaupun Kamu sebenarnya mampu melakukannya?

Sungguh. Maha Suci Allah yang telah mengutus Rasulullah saw. ke muka bumi ini dengan kesabaran yang begitu indah.

فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلا

“Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.”
(QS. Al Ma` aarij ayat 5)

Wallahu'alam...
Salam sayyidul ayyam :)

Catat Ulasan

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sahabat filah yang dikasihi ALLAh..

Lewat laman ini pasti dan pasti terdapat banyak kekurangan dan kesilapan yang tentu saja disebabkan kerana kedhaifan ana sebagai penulis.

Maka, kupinta ditegur sapa dan nasihat ikhlas sentiasa terbuka, demi wujudnya islah antara kita..in shaa ALLAH

Jazaakumullahu khairan wa ahsanal jaza' atas kunjungan hati :)

♥ Salam ukhuwahfillah, barakallahu fikum ♥

♥ Malik Bin Dinar ♥

Sebaik-baik contoh dalam dakwah islamiyyah ialah Rasulullah SAW. Sebarang usaha yang tidak mencontohi usaha dan cara Baginda SAW, kebiasaannya akan menemui kekecewaan dan kegagalan. Pendakwah hendaklah banyak mendampingi sirah Rasulullah SAW dan menjadikan Baginda sebagai Qudwah (ikutan). Dakwah Rasulullah SAW mengajak kepada Aqidah dan Iman dahulu dari yang lain.

Daie (pendakwah) hendaklah memperingati diri sendiri sebelum memperingati orang lain. Memperbaiki diri sendiri sebelum memperbaiki orang lain. Jika daie beramal dengan apa yang diperkatakannya nescaya memberi kesan kepada hati pendengar, jika tidak apa yang diperkatakannya hanya mampu sampai ketelinga sahaja. Demikianlah pandangan Malik Bin Dinar.

♥ Ummatan Wahidah ♥

Selagi kita mengaku ALLAH yang satu, selagi itulah pasti ada jalan untuk bersatu. Sesama muslim kita umpama dua telapak tangan, dengan dipertemukan, terhasillah persaudaraan.

Tangan kanan kotor, tangan kiri juga kotor, namun dengan interaksi yag harmoni berasaskan kelembutan dan kejujuran, kita akan saling membersihkan.

Jangan ada benci. Jangan dibauri kelicikan strategi yang penuh prasangka dan tipu daya... kedua tangan akan terus bercakaran. Keduanya akan saling melukakan.

Hidup hanya sementara... sampai bila kita akan bersengketa? Percayalah apabila berada di ambang kematian... kita akan jadi rindu untuk meminta maaf dan memaafkan.

- Ustaz Pahrol Mohamad Joui -

♥ Dr 'Aidh al-Qarni ♥

Syurga itu sgt mahal harganya, jangan terlalai dalam kesenangan atau semakin jauh dari ALLAH kerana kejahilan dan kesombongan.

Bermujahadahlah dengan sungguh sungguh...telanlah kepahitan mujahadah utk menikmati kelazatan ibadah..apatah lagi tawarannya adalah syurga ALLAH. Nafsu kita ini...ya..nafsu inilah yg harus kita didik dengan taqwa, jernihkan dgn ibadah yang ikhlas...sucikan dengan memohon langsung kepada ALLAH.

Memang benar...kalau kita berlonggar sangat dengan nafsu...lemah mujahadah..akhirnya kita menjadi tawanan nafsu. Hubungan dengan ALLAH terasa tawar...solat tapi rasa jauh, quran pun sudah tak tercapai dek tangan..dengan dosa terasa biasa. Justeru...isytiharkan Jihad!..dgn nafsu, dgn bisikan syaitan dari kalangan jin dan manusia...supaya kita kuat untuk menyebarkan kebaikan dan kesejahteraan pada yang lain dengan izin ALLAH.

~ Indahnya Syurga ~

  © Blogger template Snowy Winter by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP