Dikuasakan oleh Blogger.

SUDAHKAH KITA MENGETUK PINTU INI??

>> Rabu, Julai 14, 2010


Wahai sahabatku yang sedang di landa duka nestapa, yang sedang di landa kesedihan, yang dunia sedang tidak memihak kepadamu dan tertutup semua pintu rezeki bagimu, yang sedang tertimpa kefakiran dan lelah dengan segala usaha sedang segala pintu tertutup!. Tanya pada diri, " Sudahkah kita mengetuk pintu ini?


Pintu yang tiada pernah tertutup kerana Pemiliknya Zat Yang Maha Pemurah, Hidup, dan terus-menerus mengurus (makhluk-NYA) serta Zat yang tidak pernah mengantuk dan tidur. Pemilik pintu tersebut senantiasa melihat tempatmu berada dan mendengar perkataanmu. Tiada suatu apa pun yang disekelilingmu tersembunyi dari-NYA.

Tahukah kita pintu apakah itu? Itulah pintu Doa. Tahukah siapa Pemiliknya? Pemiliknya Zat Yang Maha Pemurah, Maha Pengasih, Maha Penderma. Pemurah yang tidak bakhil dan Penderma yang perbendaharaannya selalu penuh, tidak pernah surut dan berkurang. Dialah ALLAH Yang Maha Agung. Tempat bersimpuh bagi yang berduka, tempat meminta tolong bagi yang tertimpa musibah, tempat bergantung bagi semua yang ada dan tempat meminta bagi semua makhluk. Yang lisan senantiasa menyebut-NYA dan hati terikat dengan-NYA. Semua tali akan putus kecuali tali-NYA, semua pintu akan tertutup kecuali pintu-NYA.

Oleh kerana itu, apabila bencana menimpamu dan perkara menyusahkanmu, segeralah mengingati-NYA, menyebut nama-NYA, meminta bantuan-NYA serta memohon rezeki dan pertolongan-NYA. Tetaplah berada di pintu-NYA, tunggulah belas kasih-NYA, nantikan kemudahan dari-NYA, bersangka baiklah kepada-NYA, berharap sepenuh hatilah kepada-NYA, beribadahlah kepada-NYA dengan penuh ketekunan, bersegeralah kepada-NYA dalam segala musibah dan bencana, bersimpuhlah di depan pintu-NYA dengan penuh rendah diri, memohon, menangis, bertaubat dan kembali ketaatan pada-NYA.

Jika hal itu sudah kita laksanakan, pasti akan datang bantuan-NYA kepada kita, pertolongan-NYA tiba, muncul jalan keluar dan kemudahan. Pada saat itu yang tenggelam tertolong, yang hilang diketemukan, yang tertimpa musibah bisa selamat, yang terzalimi ditolong, yang tersesat mendapat petunjuk, yang sakit akan sembuh dan yang berduka akan terubati. Maka oleh itu, seharusnyalah bagi kita semua banyakkan berdoa pada-NYA, baik si saat sempit atau lapang, susah atau senang. Hanya kepada ALLAH tempat kita bergantung atas segala sesuatu.
Doa ialah sunnah (jalan) para Nabi dan Rasul, kebiasaan para sahabat, para wali dan kaum mukminin yang rendah diri. Doa merupakan bentuk ketaatan kepada ALLAH dan menjalankan perintah-NYA. Doa ialah tanda selamat dari kesombongan. ALLAH S.W.T berfirman, "Dan Rabbmu berfirman' Berdoalah kepada-KU, nescaya akan KU-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdoa kepada-KU) akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." ( Al-Mukmin:60)
Doa merupakan salah satu sebab untuk menolak kemurkaan ALLAH S.W.T. Doa ialah sebab lapangnya hati, sirnanya kegundahan, hilangnya kesusahan dan mudahnya segala urusan. Sungguh indah syair yang menyatakan:
Aku berdoa kepada ALLAH ketika dalam kondisi sempit
Maka selalunya masalah yang kuhadapi bisa terurai
Berapa banyak pemuda yang murung dirundung masalah
Dalam berdoa kepada ALLAH ia temukan jalan keluar
Penghuni syurga mengatakan bahawa doa ialah penyebab mereka terhindar dari siksa neraka. Mereka mengatakan, " Maka ALLAH memberikan kurnia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. Sesungguhnya kami dahulu, berdoa kepada-NYA. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang." (Ath-Thur:27-28)....Subhanallah...semoga hati kita sentiasa berpaut hanya kepada-NYA......Amin



sumber: Buku Terapi dengan Ibadah

Catat Ulasan

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sahabat filah yang dikasihi ALLAh..

Lewat laman ini pasti dan pasti terdapat banyak kekurangan dan kesilapan yang tentu saja disebabkan kerana kedhaifan ana sebagai penulis.

Maka, kupinta ditegur sapa dan nasihat ikhlas sentiasa terbuka, demi wujudnya islah antara kita..in shaa ALLAH

Jazaakumullahu khairan wa ahsanal jaza' atas kunjungan hati :)

♥ Salam ukhuwahfillah, barakallahu fikum ♥

♥ Malik Bin Dinar ♥

Sebaik-baik contoh dalam dakwah islamiyyah ialah Rasulullah SAW. Sebarang usaha yang tidak mencontohi usaha dan cara Baginda SAW, kebiasaannya akan menemui kekecewaan dan kegagalan. Pendakwah hendaklah banyak mendampingi sirah Rasulullah SAW dan menjadikan Baginda sebagai Qudwah (ikutan). Dakwah Rasulullah SAW mengajak kepada Aqidah dan Iman dahulu dari yang lain.

Daie (pendakwah) hendaklah memperingati diri sendiri sebelum memperingati orang lain. Memperbaiki diri sendiri sebelum memperbaiki orang lain. Jika daie beramal dengan apa yang diperkatakannya nescaya memberi kesan kepada hati pendengar, jika tidak apa yang diperkatakannya hanya mampu sampai ketelinga sahaja. Demikianlah pandangan Malik Bin Dinar.

♥ Ummatan Wahidah ♥

Selagi kita mengaku ALLAH yang satu, selagi itulah pasti ada jalan untuk bersatu. Sesama muslim kita umpama dua telapak tangan, dengan dipertemukan, terhasillah persaudaraan.

Tangan kanan kotor, tangan kiri juga kotor, namun dengan interaksi yag harmoni berasaskan kelembutan dan kejujuran, kita akan saling membersihkan.

Jangan ada benci. Jangan dibauri kelicikan strategi yang penuh prasangka dan tipu daya... kedua tangan akan terus bercakaran. Keduanya akan saling melukakan.

Hidup hanya sementara... sampai bila kita akan bersengketa? Percayalah apabila berada di ambang kematian... kita akan jadi rindu untuk meminta maaf dan memaafkan.

- Ustaz Pahrol Mohamad Joui -

♥ Dr 'Aidh al-Qarni ♥

Syurga itu sgt mahal harganya, jangan terlalai dalam kesenangan atau semakin jauh dari ALLAH kerana kejahilan dan kesombongan.

Bermujahadahlah dengan sungguh sungguh...telanlah kepahitan mujahadah utk menikmati kelazatan ibadah..apatah lagi tawarannya adalah syurga ALLAH. Nafsu kita ini...ya..nafsu inilah yg harus kita didik dengan taqwa, jernihkan dgn ibadah yang ikhlas...sucikan dengan memohon langsung kepada ALLAH.

Memang benar...kalau kita berlonggar sangat dengan nafsu...lemah mujahadah..akhirnya kita menjadi tawanan nafsu. Hubungan dengan ALLAH terasa tawar...solat tapi rasa jauh, quran pun sudah tak tercapai dek tangan..dengan dosa terasa biasa. Justeru...isytiharkan Jihad!..dgn nafsu, dgn bisikan syaitan dari kalangan jin dan manusia...supaya kita kuat untuk menyebarkan kebaikan dan kesejahteraan pada yang lain dengan izin ALLAH.

~ Indahnya Syurga ~

  © Blogger template Snowy Winter by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP