Dikuasakan oleh Blogger.

Kisah Batu karang dalam ginjal dan Sedekah

>> Rabu, Jun 16, 2010

Seorang ayah mengeluh kerana sakit yang tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya. Ia sentiasa mengerang kesakitan kerana kesakitannya yang luar biasa. Anaknya membawanya ke doktor untuk mengetahui penyebab sakitnya itu, lalu doktor mulai memeriksa penyakitnya. Ternyata hasil pemeriksaan menunjukkan adanya batu karang dalam ginjalnya. Batu karang itu harus dikeluarkan melalui pembedahan. Ayah dan anak tersebut seterusnya pulang ke rumah bagi mempersiapkan pembedahan sebelum tiba waktunya.

Pada pagi harinya, anak tersebut pergi ke tempat kerjanya yang baru sebulan dia bekerja dan hari itu ialah akhir bulan saat menerima gaji. Ia merasa senang sekali menerima gajinya. Kerana itu adalah gaji pertama yang ia dapat dari pekerjaan barunya. Saat ia pulang ke rumah, ia melihat seorang fakir miskin yang dalam keletihan.

Anak itu mulai memperhatikan kondisi itu. Tiba-tiba ia menetapkan suatu tindakan dengan cepat yang ia harus menyedekahkan seluruh gajinya kepada orang fakir miskin tersebut dengan niat agar ALLAH S.W.T menyembuhkan penyakit ayahnya.

Setelah menyedekahkan wangnya, lantas ia pulang kerumah dan mengetuk pintu. Tiba-tiba ayahnya membuka pintu. Di wajahnya terlihat kebahagiaan dan kegembiraan. Kemudian ia berkata kepada anaknya," Anakku, ALHAMDULILLAH, ALHAMDULILLAH, baru saja ayah merasakan sakit yang luar biasa itu, lalu ayah ke kamar mandi untuk buang air hingga keluarlah batu karang tersebut. Sekarang ayah merasa sangat lega sekali. Anak itu pun menangis kerana bahagia dan ia memuji Allah S.W.T.....ALLAHUAKBAR..

Benar Sabdaan Rasulullah S.A.W: " Obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah, bentengilah harta kalian dengan zakat dan siapkanlah doa untuk menghadapi musibah". Juga sabda Rasulullah S.A.W, " Barangsiapa memudahkan urusan orang yang kesusahan, nescaya ALLAH akan memudahkan urusannya di dunia atau akhirat."

ALLAH S.W.T berfirman, " Katakanlah, Sesungguhnya Rabbku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-NYA di antara hamba-hamba-NYA dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-NYA), dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka ALLAH akan menggantinya dan DIA-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya".

sumber: Buku Terapi dengan Ibadah

Catat Ulasan

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sahabat filah yang dikasihi ALLAh..

Lewat laman ini pasti dan pasti terdapat banyak kekurangan dan kesilapan yang tentu saja disebabkan kerana kedhaifan ana sebagai penulis.

Maka, kupinta ditegur sapa dan nasihat ikhlas sentiasa terbuka, demi wujudnya islah antara kita..in shaa ALLAH

Jazaakumullahu khairan wa ahsanal jaza' atas kunjungan hati :)

♥ Salam ukhuwahfillah, barakallahu fikum ♥

♥ Malik Bin Dinar ♥

Sebaik-baik contoh dalam dakwah islamiyyah ialah Rasulullah SAW. Sebarang usaha yang tidak mencontohi usaha dan cara Baginda SAW, kebiasaannya akan menemui kekecewaan dan kegagalan. Pendakwah hendaklah banyak mendampingi sirah Rasulullah SAW dan menjadikan Baginda sebagai Qudwah (ikutan). Dakwah Rasulullah SAW mengajak kepada Aqidah dan Iman dahulu dari yang lain.

Daie (pendakwah) hendaklah memperingati diri sendiri sebelum memperingati orang lain. Memperbaiki diri sendiri sebelum memperbaiki orang lain. Jika daie beramal dengan apa yang diperkatakannya nescaya memberi kesan kepada hati pendengar, jika tidak apa yang diperkatakannya hanya mampu sampai ketelinga sahaja. Demikianlah pandangan Malik Bin Dinar.

♥ Ummatan Wahidah ♥

Selagi kita mengaku ALLAH yang satu, selagi itulah pasti ada jalan untuk bersatu. Sesama muslim kita umpama dua telapak tangan, dengan dipertemukan, terhasillah persaudaraan.

Tangan kanan kotor, tangan kiri juga kotor, namun dengan interaksi yag harmoni berasaskan kelembutan dan kejujuran, kita akan saling membersihkan.

Jangan ada benci. Jangan dibauri kelicikan strategi yang penuh prasangka dan tipu daya... kedua tangan akan terus bercakaran. Keduanya akan saling melukakan.

Hidup hanya sementara... sampai bila kita akan bersengketa? Percayalah apabila berada di ambang kematian... kita akan jadi rindu untuk meminta maaf dan memaafkan.

- Ustaz Pahrol Mohamad Joui -

♥ Dr 'Aidh al-Qarni ♥

Syurga itu sgt mahal harganya, jangan terlalai dalam kesenangan atau semakin jauh dari ALLAH kerana kejahilan dan kesombongan.

Bermujahadahlah dengan sungguh sungguh...telanlah kepahitan mujahadah utk menikmati kelazatan ibadah..apatah lagi tawarannya adalah syurga ALLAH. Nafsu kita ini...ya..nafsu inilah yg harus kita didik dengan taqwa, jernihkan dgn ibadah yang ikhlas...sucikan dengan memohon langsung kepada ALLAH.

Memang benar...kalau kita berlonggar sangat dengan nafsu...lemah mujahadah..akhirnya kita menjadi tawanan nafsu. Hubungan dengan ALLAH terasa tawar...solat tapi rasa jauh, quran pun sudah tak tercapai dek tangan..dengan dosa terasa biasa. Justeru...isytiharkan Jihad!..dgn nafsu, dgn bisikan syaitan dari kalangan jin dan manusia...supaya kita kuat untuk menyebarkan kebaikan dan kesejahteraan pada yang lain dengan izin ALLAH.

~ Indahnya Syurga ~

  © Blogger template Snowy Winter by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP